Tampilkan postingan dengan label Tubuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tubuh. Tampilkan semua postingan

Jumat, Oktober 26

Serius, Jangan Gunakan Krokodil

Foto-foto ini akan mengubah perut Anda. 
Krokodil adalah versi jalan desomorphine, candu yang 3 kali lebih kuat dan 10 kali lebih murah daripada heroin, dan telah menjadi epidemi di Rusia. Ini dinamakan demikian karena pengguna biasa mengembangkan gangren, kulit bersisik menyerupai buaya. Krokodil dibuat dengan bahan kimia beracun sedemikian rupa sehingga membusukan daging dan tulang dari penggunanya.  

PERINGATAN KERAS 











Rabu, Agustus 29

Alasan Mengapa Kita Bisa Merinding

Ketakutan, kengerian, rasa takjub, atau kedinginan bisa membuat tubuh merinding. Reaksi tubuh ini biasanya ditandai dengan kontraksi otot-otot kecil di sekitar pori-pori sehingga membuat rambut-rambut halus di kulit menegang.


Dilansir Fit Sugar, merinding terjadi akibat refleks tubuh yang disebut piloerection. Refleks yang memicu otot-otot kecil di sekitar pori-pori kulit berkontraksi. Membuat rambut-rambut halus yang tumbuh seolah berdiri dan muncul benjolan-benjolan kecil di sekujur kulit.

Apa penyebabnya? Reaksi fisiologis yang terjadi akibat pelepasan hormon adrenalin yang memicu peningkatan aliran darah ke otot-otot di sekitar pori-pori. Kondisi ini terjadi spontan dan tak terkontrol, sama seperti ketika muka memerah karena malu, tubuh berkeringat karena panik, atau wajah pucat saat takut. 

Merinding berkaitan dengan reaksi primitif yang timbul dari sistem limbik otak. Biasanya mereda dengan sendirinya seiring kemampuan tubuh beradaptasi dengan lingkungan atau setelah tubuh merasa aman kembali.

Saat udara dingin menerpa, tubuh merinding sebagai reaksi spontan untuk menghangatkan tubuh. Sejumlah hewan juga memiliki refleks serupa saat kedinginan. Biasanya ditandai dengan tegaknya bulu-bulu di sekujur badan. 

Merinding juga merupakan respons fisiologis atas rasa takut, sama seperti munculnya keringat dingin atau peningkatan degub jantung. Sementara pada hewan, reaksi spontan saat merasakan bahaya mengancam ini muncul sebagai upaya perlindungan diri. 

Merinding bisa dikata sama dengan emosi-emosi lainnya. Berhubungan dengan refleks tubuh yang berkaitan dengan otak paleomammalian, keseluruhan struktur otak yang mengatur berbagai fungsi termasuk emosi, sikap, motivasi, ingatan jangka panjang dan penciuman. Itulah mengapa kita juga bisa merinding saat mendengar lagu yang indah atau cerita menyentuh.

7 Keajaiban Tubuh Manusia


1. The Golden Ratio
Setiap bagian tubuh manusia ternyata merupakan hitungan matematika. Believe it or not, Fibonacci numbers yang kita jumpai di buku Da Vinci Code, ternyata juga ada di tubuh kita sendiri. Bilangan Phi (1:1,618) adalah angka yang akan kita dapatkan setiap kali kita mengukur setiap inci tubuh kita. Coba deh perhatikan ruas jari tangan kita. Ruas kedua dari ujung berukuran 1,618 kali lebih panjang dari ruas terujung, begitu seterusnya. Rumus phi ini juga kita temui di wajah kita. Panjang hidung kita berbanding 1:1,618 dibanding lebar mulut dari ujung ke ujung. Gigi terdepan dengan gigi di sebelahnya juga berukuran 1,1618 kali lebih besar. Inilah yang disebut dengan The Golden Ratio.

Dr. Stephen Marquardt bahkan telah membuat topeng kecantikan berdasarkan golden ratio ini, dan orang yang mempunyai struktur muka paling mendekati topeng ini adalah cewek yang sudah diakui kecantikannya, seperti Ratu Nefertiti. Tapi wajah kita juga bisa cocok ke dalam topeng golden ratio, kok. Soalnya, setiap kali kita tertawa, maka kita akan semakin mendekati ukuran phi tersebut. Makanya, jangan cemberut!


2. Sidik Lidah

Selain sidik jari, ternyata lidah kita juga mempunyai pattern unik yang tidak dimiliki orang lain. Hmm, jangan-jangan di masa depan kita akan bikin paspor dengan sidik lidah, nih. Hehehe…

3. Hidup dan Mati

Saat kita membaca tulisan ini, sebenarnya sedang ada sekitar 50 ribu sel yang mati di dalam tubuh kita. Tapi, di saat yang sama, lahir pula 50 ribu sel baru yang menggantikannya (kecuali di otak, yang tidak bisa menumbuhkan sel baru). Wow, ternyata tubuh kita aktif banget, ya? Di saat yang sama, untuk mencerna isi kalimat ini, pesan tersebut disampaikan ke otak dengan kecepatan mencapai 250 mil per jam!

4. Tempat Tinggal Bakteri

Satu orang manusia mempunyai organisme hidup yang lebih banyak daripada jumlah seluruh manusia di bumi. Soalnya, dalam 1 inci tubuh manusia, ternyata merupakan tempat tinggal bagi kira-kira 32 juta bakteria!

5. Kepanasan atau Kedinginan
Pernah makan makanan panas dan dingin, kan? Seberapa pun panas atau dinginnya makanan tersebut, tapi lidah kita masih bisa menerimanya, tuh. Hal ini disebabkan karena mulut kita menyesuaikan suhu makanan tersebut menjadi suhu normal, sehingga akhirnya bisa kita telan. Maksudnya, si mulut akan mendinginkan si makanan panas, dan menghangatkan si makanan dingin. Wah, ternyata mulut kita tak ubahnya seperti microwave dan kulkas, nih.

6. Anti Keriput
Selain bisa menghilangkan stress, ternyata tertawa juga bisa menguatkan sistem kekebalan tubuh, lho. Dan, menurut penelitian, anak-anak tertawa sekitar 300 kali setiap harinya, sementara orang dewasa cuma 15-100 kali saja tertawa. Ck ck ck, apa hidup mereka sedemikian beratnya, ya? Hehehe… Dan, nggak heran juga kalau orang dewasa itu jadi cepat terlihat tua. Soalnya, setiap 2000 kali wajah kita berkerut (misalnya karena kesal atau cemberut), maka muncullah segaris keriput. Makanya, jangan malas tertawa!

7. Self-healing
Tubuh kita ternyata tak ubahnya seperti Claire Bennet di serial Heroes yang bisa menyembuhkan dirinya sendiri. Soalnya, setiap luka kita pasti akan sembuh, dan tubuh kita mempunyai ”keajaiban” untuk membentuk bagian tubuh yang baru. Misalnya nih, kaki kita terluka dalam karena tersandung batu. Lama-kelamaan, sel-sel di tubuh akan membentuk jaringan daging dan kulit baru untuk menutupi bekas luka tersebut. Namun demikian, ternyata ada satu bagian tubuh yang nggak bisa menyembuhkan dirinya sendiri lho, yaitu gigi. Kalau gigi tetap kita copot, jangan harap akan tumbuh gigi baru.