Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Rabu, Agustus 29

Luar Biasa Kapal Besar Ini Menggunakan Tenaga Surya

Tekhnologi pemanfaatan sinar matahari untuk berbagai macam keperluan manusia telah berkembang semakin luas, mulai dari peralatan yang paling sederhana sampai kepada peralatan yang paling besar dan rumit.

Berikut ini kapal laut dengan pemanfaatan tekhnologi sinar matahari sebagai alat utama untuk menggerakkan kapal tersebut. Kapal berukuran panjang 31 meter dan lebar 8,8 meter ini menggunakan Panel Tenaga surya dengan luas 50 meter persegi. Seluruh kebutuhan listrik dari kapal ini di hasilkan dari Panel listrik yang di pasang pada bagian atapnya.






Pterygotus, Kalajengking Laut Purba Sepanjang 2 Meter


Kalajengking purba (Pterygotus) muncul pada pertengahan Masa Paleozoikum, kira-kira 400 juta tahun yang lalu.

Berbeda dengan kalajengking pada umumnya, bentuk kalajengking purba lebih sederhana. Tubuhnya terdiri dari banyak ruas-ruas yang terlindung cangkang tipis. Perbedaan lainnya adalah ukuran tubuh beberapa jenis kalajengking purba yang mencapai 100 kali ukuran kalajengking masa sekarang, 2 hingga 3 meter. Selain itu, kalajengking purba juga hidup di air.

Pterygotus Hidup sezaman dengan ikan hiu purba. Ia memiliki capit bergerigi untuk menangkap mangsanya.seperti yang telah disebutkan panjang tubuh Pterygotus dapat mencapai 2 meter. Walaupun tidak bertulang belakang, Pterygotus memiliki rangka luar yang keras.

Super Falcon Pesawat Bawah Laut


Seorang ilmuwan berhasil menciptakan alat transportasi bawah laut yang fungsinya seperti pesawat terbang. Alat tersebut memang sengaja diciptakan oleh Grahan Hawkes untuk bisa melihat keindahan bawah laut.

Alat yang diberi nama Super Falcon ini dilengkapi mesin pesawat jet yang bisa beroperasi di bawah laut. Oleh Hawkes, Super Falcon dijuluki sebagai pesawat bawah laut.

"Super Falcon akan membawa penumpangnya masuk ke dalam laut dan merasa seperti lumba-lumba," kata Hawkes. Bentuk Super Falcon ini juga sengaja dibuat menyerupai ikan laut yang berukuran besar. Untuk membuatnya, Hawkes menghabiskan waktu selama 20 tahun.

Super Falcon ini telah terjual. Yang membelinya adalah seorang milyuner Amerika, Tom Perkins.

"Saya percaya Super Falcon ini akan menjadi bagian dari petualangan bawah air di masa depan," kata Perkins.

Super Falcon memiliki kemampuan untuk menyelam dalam laut sampai sekitar 450 meter dan dapat menempuh jarak 2,5 kilometer per jam. Untuk bisa menyelam ke dalam air, Super Falcon dilengkapi semacam sayap yang bisa turun dan naik untuk mengendalikan pergerakannya.

Dengan kemampuan tersebut tentunya wajar jika harga Super Falon sangat mahal, yaitu sekitar Rp 157 milyar.

Selasa, Agustus 28

Suara Manusia Pertama Terdengar Dari Mars


Untuk pertama kalinya dalam sejarah, suara yang dikeluarkan oleh manusia telah dikirim kembali melalui Curiosity di permukaan Mars. Suara tersebut merupakan pesan yang telah direkam sebelumnya oleh Charles Bolden dari National Aeronautics and Space Administration (NASA).

NASA mengumumkan pada konferensi pers bahwa Curiosity berhasil mengirimkan kembali soundbite audio yang dibawanya di Mars. "Sejak awal waktu, rasa keingintahuan manusia mendorong kami untuk terus mencari kehidupan baru, kemungkinan (kehidupan) baru itu di luar (batas) cakrawala," suara Bolden dari Mars dalam file audionya, seperti dilansir Redorbit, Rabu (29/8/2012).

Selama konferensi itu, NASA juga mengungkapkan beberapa gambar terbaru yang ditangkap oleh rover Curiosity. "Ini merupakan prestasi luar biasa. Pendaratan rover Curiosity di Mars tidaklah mudah," terangnya.

Ia mengatakan bahwa badan antariksa lain telah mencoba melakukan pendaratan serupa di Mars. Namun, hanya Amerika Serikat melalui NASA yang telah sepenuhnya melakukan pendaratan itu dengan sukses.

Lebih lanjut ia mengatakan, investasi yang NASA luncurkan ini diharapkan mampu mendapatkan informasi melalui pengamatan dan analisis Gale Crater tentang kemungkinan adanya kehidupan di Mars serta potensi planet merah itu sebagai planet baru yang bisa dihuni manusia.

Kepala peneliti dari Mastcam, Mike Malin mengatakan, NASA telah menerima beberapa ratus gambar melalui tangkapan kamera Curiosity. Sejak mendarat di Mars, kamera robot penjelajah itu telah menjalani beberapa tes dan kalibrasi untuk memastikan kualitas gambar tertinggi yang diambil dari planet yang letaknya sejauh 350 juta mil itu.

"Dengan ini, kami memiliki langkah kecil yang dilakukan dalam memperluas keberadaan manusia di luar bumi. Ini sebenarnya membawa pengalaman menjelajah planet yang lebih dekat untuk kita semua," ujar Program Executive Curiosity, Dave Lavery.




Sejarah Penemuan Layar Sentuh

 Pada tahun 1971, pertama kali “Touch Sensor” ini dikembangkan oleh Doktor Sam Hurst (pendiri Elographics) sekaligus sebagai seorang instruktur di University of Kentucky. Sensor ini disebut “Elograph,” dan telah dipatenkan oleh University of Kentucky Research Foundation. “Elograph” ini tidak transparan seperti touchscreens modern, namun demikian elograph telah menjadi tonggak sejarah yang signifikan dalam teknologi touchscreen. Pada tahun 1974 touchscreen pertama sesunggunya yang telah dilengkapi dengan permukaan transparan dikembangkan oleh Doktor Sam Hurst dan Elographics. Pada tahun 1977 Elographics dikembangkan dan dipatenkan dengan teknologi lima-kawat resistif, yaitu teknologi touchscreen yang paling populer digunakan saat ini.

 Sam Hurst (pendiri Elographics) (kiri)

Touch Sensor

Touchscreens akhirnya menjadi hal yang biasa dalam kehidupan sehari-hari. Perusahaan menggunakan layar sentuh untuk sistem kios dalam pengaturan penjualan ritel dan pariwisata, pusat penjualan, ATM, dan PDA, di mana stylus kadang-kadang digunakan untuk memanipulasi GUI dan untuk memasukkan data. Popularitas ponsel pintar, PDA, game konsol portabel dan berbagai jenis peralatan informasi telah mendorong permintaan dan penerimaan touchscreens.
 HP150 (1983)


HP-150 dari tahun 1983 telah menjadi salah satu komputer paling awal di dunia touchscreen komersial. Sesungguhnya tidak memiliki touchscreen dalam artian sempit, melainkan ia memiliki tabung CRT Sony 9″ yang dikelilingi oleh pemancar dan penerima infra merah, yang mendeteksi posisi setiap obyek non-transparan di layar.

Awalnya touchscreens yang semula hanya bisa merasakan satu titik kontak pada satu waktu, dan hanya memiliki sedikit kemampuan untuk merasakan seberapa keras seseorang menyentuh. Kini telah mulai berubah dengan komersialisasi dengan teknologi multi-touch.

PC tablet yang digagas oleh apel komputer dan diikuti oleh merek-merek terkenal dunia lainnya telah menjadikan touchscreen multi-touch menjadi interface utama dengan berbagai kemampuan yang disediakannya.

Jenis Jenis Touchscreen

1. Resistive Screen
   
 Sistem resistif layarnya dilapisi oleh lapisan tipis berwarna metalik yang bersifat konduktif dan resistif terhadap sinyal-sinyal listrik. Maksud dari lapisan yang bersifat konduktif adalah lapisan yang bersifat mudah menghantarkan sinyal listrik, sedangkan lapisan resistif adalah lapisan yang menahan arus listrik.

Kedua lapisan ini dipisahkan oleh sebuah bintik-bintik transparan pemisah, sehingga lapisan ini pasti terpisah satu sama lain dalam keadaan normal. Pada lapisan konduktif tersebut juga mengalir arus listrik yang bertugas sebagai arus referensi.

Ketika terjadi sentuhan kedua lapisan ini akan dipaksa untuk saling berkontak langsung secara fisik. Karena adanya kontak antara lapisan konduktif dan resistif maka akan terjadi gangguan pada arus listrik referensi tersebut.

Efek dari gangguan ini pada lapisan konduktif adalah akan terjadi perubahan arus-arus listriknya sebagai reaksi dari sebuah kejadian sentuhan. Perubahan nilai arus referensi ini kemudian dilaporkan ke controllernya untuk di proses lebih lanjut lagi.

Informasi sentuhan tadi diolah secara matematis oleh controller sehingga menghasilkan sebuah koordinat dan posisi yang akurat dari sentuhan tersebut. Kemudian informasi diintegrasikan dengan program lain sehingga menjadi aplikasi yang mudah digunakan.

Layar dengan teknologi ini memiliki tingkat kejernihan gambar sebesar 75% saja, sehingga monitor akan tampak kurang jernih. Touch sensor jenis ini sangat rentan dan lemah terhadap sentuhan benda-benda yang agak tajam.

Teknologi ini tidak akan terpengaruh oleh elemen-elemen lain di luar seperti misalnya debu atau air, namun akan merespon semua sentuhan yang mengenainya, baik itu menggunakan jari tangan langsung maupun menggunakan benda lain seperti stylus. Sangat cocok digunakan untuk keperluan di dalam dunia industri seperti di pabrik, laboratorium, dan banyak lagi.

Contoh HP yg menggunakan layar resistif adalah Samsung Star, Sony Erricson W950.


2.Capacitive Screen
Sistem kapasitif memiliki sebuah lapisan pembungkus yang merupakan kunci dari cara kerjanya, yaitu pembungkus yang bersifat capasitive pada seluruh permukaannya. Panel touchscreen ini dilengkapi dengan sebuah lapisan pembungkus berbahan indium tinoxide yang dapat meneruskan arus listrik secara kontiniu untuk kemudian ditujukan ke sensornya.

Lapisan ini dapat memanfaatkan sifat capacitive dari tangan atau tubuh manusia, maka dari itu lapisan ini dipekerjakan sebagai sensor sentuhan dalam touchscreen jenis ini. Ketika lapisan berada dalam status normal (tanpa ada sentuhan tangan), sensor akan mengingat sebuah nilai arus listrik yang dijadikan referensi.

Ketika jari tangan Anda menyentuh permukaan lapisan ini, maka nilai referensi tersebut berubah karena ada arus-arus listrik yang berubah yang masuk ke sensor. Informasi dari kejadian ini yang berupa arus listrik akan diterima oleh sensor yang akan diteruskan ke sebuah controller. Proses kalkulasi posisi akan dimulai di sini.

Kalkulasi ini menggunakan posisi dari ke empat titik sudur pada panel touchscreen sebagai referensinya. Ketika hasil perhitungannya didapat, maka koordinat dan posisi dari sentuhan tadi dapat di ketahui dengan baik. Akhirnya informasi dari posisi tersebut akan diintegrasikan dengan program lain untuk menjalankan sebuah aplikasi.

Capasitive touchscreen baru dapat bekerja jika sentuhan-sentuhan yang ditujukan kepadanya berasal dari benda yang bersifat konduktif seperti misalnya jari. Tampilan layarnya memiliki kejernihan hingga sekitar 90%, sehingga cocok untuk digunakan dalam berbagai keperluan interaksi dalam publik umum seperti misalnya di restoran, kios elektronik, lokasi Point Of Sales, dsb.

Contoh HP yg menggunakan layar kapasitif adalah Samsung Corby Touchscreen, iPhone.


3.Surface Acoustic Wave System

 Teknologi touchscreen ini memanfaatkan gelombang ultrasonik untuk mendeteksi kejadian di permukaan layarnya. Di dalam monitor touchscreen ini terdapat dua tranduser, pengirim dan penerima sinyal ultrasonik.

Selain itu dilengkapi juga dengan sebuah reflektor yang berfungsi sebagai pencegah agar gelombang ultrasonic tetap berada pada area layar monitor.
Kedua tranduser ini dipasang dalam keempat sisi, dua vertikal dan dua horizontal. Ketika panel touchscreen-nya tersentuh, ada bagian dari gelombang tersebut yang diserap oleh sentuhan tersebut, misalnya terhalang oleh tangan, stylus, tuts, dan banyak lagi. Sentuhan tadi telah membuat perubahan dalam bentuk gelombang yang dipancarkan.

Perubahan gelombang ultrasonik yang terjadi kemudian diterima oleh receiver dan diterjemahkan ke dalam bentuk pulsa-pulsa listrik. Selanjutnya informasi sentuhan tadi berubah menjadi sebentuk data yang akan di teruskan ke controller untuk diproses lebih lanjut.

Data yang dihasilkan dari sentuhan ini tentunya adalah data mengenai posisi tangan Anda yang menyentuh sinyal ultrasonik tersebut. Jika ini dilakukan secara kontinyu dan terdapat banyak sekali sensor gelombang ultrasonic pada media yang disentuhnya, maka jadilah sebuah perangkat touchscreen yang dapat Anda gunakan.

Teknologi ini tidak menggunakan bahan pelapis metalik melainkan sebuah lapisan kaca, maka tampilan dari layar touchscreen jenis ini mampu meneruskan cahaya hingga 90 persen, sehingga lebih jernih dan terang dibandingkan dengan Resistive touchscreen.

Tanpa adanya lapisan sensor juga membuat touchscreen jenis ini menjadi lebih kuat dan tahan lama karena tidak akan ada lapisan yang dapat rusak ketika di sentuh, ketika terkena air, minyak, debu, dan banyak lagi.

Kelemahannya kinerja dari touchscreen ini dapat diganggu oleh elemen-elemen seperti debu, air, dan benda-benda padat lainnya. Sedikit saja terdapat debu atau benda lain yang menempel di atasnya maka touchsreen dapat mendeteksinya sebagai suatu sentuhan.

Touchscreen jenis ini cocok digunakan pada ruangan training komputer, keperluan dalam ruangan untuk menampilkan informasi dengan sangat jernih dan tajam dan saat presentasi dalam ruangan.



Sumber