Tampilkan postingan dengan label Ngorok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngorok. Tampilkan semua postingan

Rabu, Agustus 22

Kurang Tidur Bisa Bikin Gila


Selain bisa mengagu kesehatandan mengurangi produktivitas ternyata kurang tidur dapat membuat kita gila lho.
Dalam sebuah studi disebutkan bahwa orang dengan kondisi sleep apnea, seperti gangguan pernapasan saat tidur, dua kali lebih mungkin untuk mengembangkan masalah mental atau demensia dibanding dengan mereka yang bebas masalah tersebut.

Lainnya, kurangnya waktu tidur di malam hari juga bisa menyebabkan menyusutnya kemampuan berpikir yang dikenal dengan penurunan kognitif pada orang tua. Penelitian yang dilakukan terhadap 15.000 perempuan di Nurses Health Study di AS menyebutkan bahwa seseorang yang tidur sebanyak kurang dari lima jam sehari memiliki fungsi mental yang lebih rendah.

Penelitian lainnya, para ilmuwan dari Universitas California, San Francisco mengukur kualitas tidur lebih dari 1.300 perempuan di atas usia 75 tahun dengan menggunakan unit sensor dan rekaman perubahan fisik saat tidur. Mereka menemukan bahwa peserta dengan gangguan pernapasan saat tidur seperti sleep apnea kemungkinan mengalami penurunan kognitif ringan atau demensia selama lima tahun dibandingkan mereka tanpa gangguan tersebut.

Meski demikian, jika Anda menderita insomnia, jangan khawatir bahwa Anda ditakdirkan untuk mengembangkan demensia. Meskipun penelitian melaporkan adanya hubungan antara gangguan tidur dan penurunan mental, mereka tidak menunjukkan hubungan sebab akibat. Namun, peneliti menyarankan, dibutuhkan kesadaran yang lebih akan manfaat tidur yang cukup. Karena cukupnya waktu tiudr akan mempengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan.





sumber :

10 Cara Untuk Berhenti Mendengkur (Ngorok)

Mendengkur atau ngorok merpakan hal yang sering di alamai baik pria maupun wanita, terkadang pasangan kamu akan merasa tidaknyaman ketika sedang tidur dengan pasanganya yang suka mendengkur. Mendekur sendiri biasa di sebapkan oleh hidung tersumbat, tonsil yang membesar hingga kista. Nah bagi kamu yang ingin menghentikan mendengkur berikut ini ada beberapa cara yang mungkin bermanfaat untuk kamu. Mau tahu apa aja itu simak 10 Cara Untuk Berhenti Mendengkur (Ngorok) berikut ini.


1. Matikan rokok Anda.
Asap rokok membuat jaringan-jaringan, baik di tenggorokan maupun hidung mengalami iritasi, sampai bengkak dan menyumbat aliran udara.

2. Rampingkan dan bugarkan tubuh.
Walaupun orang kurus juga bisa mendengkur, mendengkur tiga kali lebih sering dialami oleh mereka yang berbadan gemuk.

3. Jangan makan terlalu banyak.

Jangan makan terlalu banyak selama tiga jam sebelum tidur, hindari juga cemilan ketika Anda terjaga pada tengah malam. Itu karena proses pencernaan membuat otot-otot di mana pun-termasuk di tenggorokan Anda-menjadi santai dan lemas.

4. Bersihkan lubang hidung Anda.
Jika hidung Anda terasa tersumbat, pertimbangkan upaya membersihkannya dengan obat semprot hidung yang dijual bebas di apotik.

5. Tetapi hati-hatilah.
Pemakaian berlebihan dapat merugikan Anda, bahkan membuat hidung Anda makin tersumbat. Ikuti petunjuk petunjuk pada kemasannya dengan cermat. Hidung yang terus menerus tersumbat perlu diperiksakan ke dokter THT.

6. Hindari alkohol.
Hindari minum alkohol empat jam sebelum tidur. Alkohol menyebabkan otot-otot dalam jalan napas menjadi terlalu santai. Begitu pula obat-obat penenang atau obat tidur.

7. Jangan tidur telentang.
Tidur menyamping mungkin dapat mencegah lidah dan daging yang menggantung dari langit-langit mulut jatuh menutup jalan napas. Salah satu cara yang manjur agar Anda tidak tidur telentang adalah memasang sebuah saku pada punggung piyama Anda kemudian memasukkan sebuah bola tenis ke dalamnya. Bola itu akan membuat Anda tidak nyaman ketika akan tidur telentang sehingga tanpa sadar memilih tidur menyamping.

8. Naikkan posisi kepala dan pundak Anda.
Tidur dengan posisi bagian atas lebih tinggi daripada bagian bawah dapat membantu mencegah dengkur karena dalam posisi demikian lidah tidak akan "runtuh" menutup jalan napas. Walaupun demikian, jangan mengganjal kepala Anda dengan tumpukan bantal-ini hanya akan membuat Anda pegal dan membuat tenggorokan Anda tertekuk, sehingga keadaan justru memburuk. Sebagai gantinya, taruh sebuah bata di bawah kaki tempat tidur sebelah atas agar posisinya naik kira-kira 10 hingga 13 cm.

9. Coba memakai alat penahan leher.
Alat penahan yang sering digunakan ketika seseorang menderita cedera leher (whiplash collar) mungkin membuat Anda tampak aneh bagi pasangan tidur Anda, tetapi alat ini membuat dagu Anda tetap terangkat sehingga leher Anda tidak pegal sementara tenggorokan tetap terbuka. Agar leher Anda tidak kaku pada pagi hari gunakan alat penahan yang terbuat dari busa bukan dari plastik. Whiplash collar dari busa terasa empuk dan tidak membuat leher Anda terlalu tertarik. Akan tetapi jika Anda merasa pegal ketika bangun tidur, pelan-pelan regangkan otot-otot leher Anda, pijat dengan lembut, kemudian mandilah dengan air hangat.

10. Memakai penahan lidah.
Banyak klinik gangguan tidur menyediakan alat penahan lidah yang membuat lidah Anda tetap ke depan dan mulut tetap tertutup ketika Anda tidur. Ortodontis juga dapat membuatkan alat dengan efek serupa untuk menahan rahang Anda pada malam hari.






sumber